Dasar anak cerdas, dia tau apa yg hrs diperbuat di dokter jiwa. Jawaban apa yang harus diberikan. Bahkan, dia bisa menilai dokternya. Berkualitas atau tidak. Krn tidak ''sembuh'', Audrey dibawa ke dokter yg lain lagi. Yang berikutnya lagi. Bahkan, Audrey pun bisa membandingkan. Mana dokter yang kurang paham dan mana yg lebih kurang paham. Ketika ada dokter jiwa yg kemudian memberinya obat, Audrey pun kian merasa betapa sulit org lain memahami dirinya. Bahkan dokter jiwa sekalipun," tulis akun Rudy Kurniawan dalam unggahannya.
"Umur 12 tahun sudah kelas tiga SMA. Kesulitan muncul. Tidak ada universitas yg bisa menerima mahasiswa baru yang umurnya baru 13 tahun. Dicarilah berbagai informasi. Di dalam negeri. Di luar negeri. Ketemu. Di Amerika Serikat. Di Negara Bagian Virginia. Di Kota Williamburg. Termasuk kota pertama dlm sejarah AS yang didarati bangsa Eropa.
Audrey tentu harus dites. Lulus. Dalam tes bhs Inggris, tidak ada masalah. Bahkan, Audrey bisa bahasa Prancis. Rusia. Di William and Marry University ini, Audrey ambil mata kuliah yang wow: fisika murni. Dia pun lulus S-1 fisika murni hanya dlm waktu dua tahun. Dengan tingkat kelulusan summa cum laude pula," lanjut akun Rudy Kurniawan.
Kecerdasan Audrey Yu yang luar biasa, tampaknya membuat ayah dan ibunya yang merupakan insiyur mesin dan insiyur kimia kewalahan. Audrey kini mengajar bahasa Inggris untuk level tertinggi di Shanghai. Wanita cantik yang kini berusia 30 tahun itu tak hanya mengajar, tapi juga disibukkan menyusun konsep penerapan Pancasila yang baik. Banyak orang luar negeri menyayangkan karena kondisinya di Indonesia yg demikian itu membuat kemampuan Audrey di masa remajanya ter sia-siakan.